Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Penyakit Gadget.

Kebanyakan orang mulai tidak bisa lepas dari perangkat canggih yang semakin hari semakin berinovasi pesat. Inilah yang di sebut dengan demam gagdet, dimana mana rasanya ada yang hilang ketika tidak berdampingan dengan alat canggih ini, sebagai contoh ketika hendak pergi tidur, sedang berkendara, ke toilet, bangun tidur, pergi kemanapun yang dicari pertama pastilah gagdet. Banyak orang yang mempunyai kebiasaan bergadget yang buruk bahkan ada yang sampai adiksi/ ketergantungan gadget. Ketergantungan tersebut setidaknya akan mengakibatkan beberapa efek samping sebagai berikut: 1.Gangguan Tidur. Kebiasaan penggunaan smartphone dan tablet sebelum tidur membuat siklus tidur berantakan, cahaya yang terang melebihi cahaya ruangan membuat cahaya yang terlalu dekat dengan wajah tersebut menimbulkan efek mengganggu keadaan setengah terjaga menuju tidur, sehingga kadang rasa kantuk menjadi hilang. Hal ini mengakibatkan mata akan terjaga lebih lama. 2.Paha laptop. Seringnya anda memangku laptop  bisa m…

Musyawarah.

Kita adalah manusia. Manusia itu makhluk kasat mata. Manusia ini adalah makhluk Tuhan. Pastinya manusia tidak bisa hidup sendirian, punya komunitas. Komunitas terkecil adalah keluarga. Makanya manusia itu disebut juga makhluk sosial. Hanya Tuhan yang seorang diri, karena Tuhan itu esa, maha kuasa.
Coba anda bayangkan bila Tuhan lebih dari satu, bisa berebut kekuasaan tho?!, kalu sudah berebut maka akan terjadi perkelahian, duel antar tuhan, itu bila tuhannya dua. Kita akan bertambah sulit membayangkan bila tuhan itu jumlahnya banyak, ngeri....kan...!. bisa perang antar tuhan, makhluknya tidak diurusi, bisa terlantar donk kita, serem ya...!.Makanya tuhan itu harus satu, inilah salah satu hikmahnya yang bisa kita ambil pelajaran.
Sebagai makhluk sosial, ketika berhubungan dengan orang lain, tentu kita harus punya adab/etika/aturan.  Dengan diri kita sendiripun sebenarnya kita juga harus punya adab. Semakin bagus adab kita, maka akan semakin tinggi nilai/harga diri kita, sebagai contoh …

Konsistenlah kawan..!.

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan anak di usia emas mereka yang biasa disebut golden age. Diusia emas ini anak akan mengalami perkembangan yang pesat bahkan bisa melebihi dari perkembangan di usia dewasa. Pendidikan tahap ini membutuhkan hal hal yang kreatif dan inovatif, membutuhkan hal yang konkrit dalam keabstrakan teori yang biasa dipahami orang dewasa untuk di pahami anak. Terkadang anak membutuhkan contoh dari orang dewasa, namun bukan berarti salah, bila anak tidak mengikuti contoh dari orang dewasa asalkan tidak melampau koridor/  aturan yang ada. Orang dewasa bertugas memberikan stimulus atau arahan agar anak menemukan sendiri sebuah teori, bukan menunjukkan. Ibarat kegiatan memancing, kita hanya mempunyai alat pancing dan umpan untuk bisa memancing ikan, bukan langsung diberikan ikan, betulkan...?!.maka berikan alatnya saja jangan berikan hasil sehingga mereka bisa merasakan prosesnya. Salah satu hal untuk mengasah perkembangan anak adalah dengan adanya aturan, sebaga…

Paham teori tanggap aplikasi.

Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu untuk mensinergikan antara teori dan aplikasi. Teori itu mudah dan mungkin banyak orang yang menguasai dan di ujian sekolah bernilai sempurna, namun hanya mereka yang cerdas yang mampu dan mau mengaplikasikannya. Di negara kita, banyak terjadi kasus korupsi, padahal secara pendidikan moral di jenjang SD sampai SMA bahkan perguruan tinggi, pendidikan moral sudah disampaikan, namun pendidikan di Indonesia yang terjadi adalah lebih pada penguasaan teori minim menyentuh aplikasi. Sebut saja pendidikan PMP atau PPKN atau PKN, entah sekarang apa namanya adalah sebuah mata pelajaran moral yang disampaikan dengan teori belum menyentuh contoh kasus untuk aplikasi dari teori, ketika ujian pun berbentuk esai atau pilihan ganda tentang teori bukan penerapan. Di masyarakat mungkin banyak yang masih gagap secara aplikasi, sebut saja ketika seseorang menghadapi kasus kecelakaan dihadapan mereka, masih banyak orang yang gugup dan bingung apa yang harus …

Quality time dengan bermain layang layang.

Hari itu, entah bagaimana keluarga kecil kami berkumpul, sesuatu yang langkah bagi kami bisa mengoptimalkan waktu bersama buah hati. Hari itu kami pulang bersama anak anak lebih awal dari biasanya, tidak seperti hari biasa, abi yang biasanya langsung berangkat bekerja sehabis mengantar kami, beliau sempatkan untuk tetap tinggal.
Mengajak mas dan adik, dua buah hati kami untuk jalan jalan disekitar rumah, sementara saya beres beres rumah. Melihat beberapa anak bermain layang layang, abi berinisiatif untuk membelinya dan bermain bersama mas ahmad. akhirnya saya meninggalkan pekerjaan rumah untuk membersamai adik menaiki sepeda sambil melihat abi dan kakak bermain layang layang.
Seru rasanya....!, raut muka mas yang terus cerah ceria membuat hatiku juga ikut bersinar. Meskipun kami tidak berhasil menerbangkan layang layang namun puas rasanya kami bisa menghabiskan waktu bersama. Karena layang layang rusak karena sobek dan basah, kami akhiri sore itu dengan menemani mas mendorong sepeda …

Lihatlah apa yang dikatakan jangan melihat siapa yang mengatakan.

Judul diatas saya ambil dari sebuah hadist rosullah Muhammad SAW. Kalimat diatas sungguh sangat mudah diucapkan, namun sungguh dalam penerapannya sulit dilaksanakan temans. Bagaimana tidak, kebanyakan orang akan melihat sebuah usulan, pendapat atau sumber berita dari person yang menyampaikan.  Saya pun masih sering terjebak pada hal ini. Namun saya terus mencoba untuk bersikap obyektif.
Sikap obyektif harus terus didengungkan, jika sifat obyektif terlaksana maka insyaAllah menghadapi sesuatu akan bisa adil. Adil itu berarti memperlakukan segala sesuatu sesuai porsi dan seimbang. Sebagai contoh, ketika kita memberi uang saku pada anak kita yang bersekolah TK dan SMP tentu nominalnya tidak sama karena kebutuhannya berbeda, hal inilah yang disebut adil.
Berinteraksi dengan banyak orang dan banyak elemen, sikap obyektif itu sulit ditegakkan namun bisa untuk diusahakan. Sikap obyektif ini sulit dilakukan, ketika sudah ada kecondongan pada subyek tertentu, misal ketika berbincang dengan be…

Menulis Peradaban.

Kegiatan menulis akan terlaksana setelah melalui beberapa tahapan, saya sendiri cukup kesulitan ketika ingin serius menulis, menulis artikel ini juga saya anggap sebagai satu proses tahapan belajar menulis. Ingin rasanya ikut kelas menulis, namun saya berfikir ulang, kalau tidak bisa ajeg dan punya semangat yang luar biasa, ya mubadzir nanti, akhirnya saya putuskan menundanya.
Ketika seseorang ingin menulis maka harus melalui tahapan membaca terlebih dahulu, sementara negara kita terkenal dengan daya membaca rendah, termasuk saya pasti.hehe...Apalagi tinggal di kota Gresik, toko buku saja yang selevel “toga mas” memilih mengakhiri beroprasi di Gresik, karena daya beli terhadap buku belum menjadi trend di kota ini.

Yang getrend adalah bisnis makanan dan pakaian, coba saja anda lihat di wilayah GKB, yang ramai adalah toko pakaian dan makanan yang menjamur sedangkan toko buku malah sepi, mungkin kalau tidak ada iming iming diskon atau idealis pemilik, bisa jadi tutup juga (sok tau).
Keg…

Seberapa sibukkah kita?.

Semakin hari aktivitas kita rasanya semakin padat saja, terkadang ada beberapa pekerjaan yang tidak terselesaikan atau tidak tersentuh sama sekali karena banyaknya pekerjaan yang harus segera kita kerjakan juga, entah hal ini karena kita yang belum bisa mengatur skala prioritas kewajiban atau memang begitu banyaknya daftar pekerjaan yang harus diselesaikan atau bahkan kita hanya mencari alasan untuk kemalasan kita sehingga banyak pekerjaan yang terbengkalai, yang biasa orang katakan,”sok sibuk...” Seorang ilmuan memberikan perumpamaan kepada kita tentang banyaknya agenda kita, ada sebuah bejana, batu besar, batu kecil atau kerikil, pasir dan air. Coba bayangkan bagaimana agar semua benda tersebut bisa masuk dalam bejana?. Bisa atau tidak bisa?, mungkin atau tidak mungkin?. Coba kita lihat cara ilmuan tersebut menyelesaikan percobaannya. Mari kita simak jawabannya kawans.... Ternyata yang dimasukkan pertama kali adalah batu besar yang banyak menghabiskan volume bejana kemudian batu kecil…

Wanita Perkasa.

Mengusik sebenarnya ketika terbersit dan akhirnya tertulis judul ini, “Wanita perkasa”, bagaimana tidak, label perkasa sebenarnya lebih pantas di nisbatkan pada yang pantas yaitu lelaki, wanita sesuai sifat dan karakternya yaitu lemah lembut dan penyayang. Namun kalau dilihat kembali pada realitasnya banyak juga wanita - wanita perkasa, entah karena keadaan, karena keharusan atau karena lingkungan.
Seperti sebuah berita yang baru saja saya baca, seorang wanita dimesir selama 43 tahun menyamar menjadi laki-laki, dengan memakai surban dan sarung. pekerjaan apa saja dilakukannya untuk bisa menghidupi keluarganya dan bisa mempunyai penghidupan yang layak, mulai dari kuli bangunan hingga menjadi seorang tukang semir sepatu.
Cerita ini bermula ketika 43 tahun yang lalu, suaminya meninggal sementara ia sedang mengandung. Karena menurut tradisi setempat, wanita keluar rumah adalah sebuah hal yang tidak biasa. Maka untuk bisa menyambung hidup, akhirnya ia menyamar menjadi laki-laki dan bekerj…

Harapan itu masih ada.

Hidup di era yang serba tak menentu ini, harga kebutuhan yang pasti naik dengan kenaikan BBM, membuat masyarakat berada dalam situasi sulit. Nyatanya pemerintahan baru, dengan harapan akan punya asa baru dalam memandang hidup, namun justru membuat hati semakin galau. Bagaimana tidak, hampir semua lini kebutuhan butuh jatah budget lebih dari sebelumnya, yang tidak diiringi dengan naiknya upah. Bagi orang-orang kaya mungkin tiada masalah, namun bagi masyarakat kebanyakan pasti akan mengambil sikap mengencangkan ikat pinggang, agar terus bisa bertahan.
Itu baru satu masalah yang dihadapi, masalah keuangan. Namun saya yakin pasti masih banyak masalah lain yang hinggap, karena hidup adalah kumpulan masalah, kalau tidak ingin punya masalah ya jangan hidup, sedangkan kematianpun adalah suatu masalah yang besar, bagi orang yang belum siap. Maka, jalani hidup dengan optimis untuk persiapan menghadapi kematian, sebagai titik tolak untuk bertemu Tuhan. Karena setelah pintu itu terbuka, putus su…

Tempat penitipan anak layaknya Baby School.

Sejak usia tiga bulan, saya sudah menitipkan anak saya di temapt penitipan anak, karena kedua orang tuanya bekerja. Saya memilih tempat penitipan yang disana ada nilai plusnya yaitu ada  nilai pendidikannya tidak sebatas hanya pengasuhan saja. Melihat tipe anak yang butuh waktu untuk beradaptasi dengan orang baru ataupun tempat yang jarang dikunjunginya membuat saya mantap hati menitipkan anak meski harus merogoh kocek yang tinggi. Di usia kira-kira satu tahun, anak sudah mulai bisa diikutkan pembelajaran bersama anak anak seusianya, dengan permainan indoor anak  mulai dikenalkan gerakan olah fisik untuk melatih perkembangan fisik motoriknya, memegang makanan sendiri untuk proses makan sendiri yang mengasah kemandiriannya juga beberapa permainan berbahan cair untuk mengasah motorik halusnya. Namun peran orang tua adalah tetap peran yang utama, setiap ada kesempatan saya terus menanyakan perkembangan anak di tempat penitipan ke pengasuhnya, yang salah satu fungsinya adalah menyamakan …

Membedakan kebohongan dan imajinasi.

Di usia balita, imajinasi ananda mulai kaya. Si kecil belum bisa membedakan antara imajinasi dan berbohong. Sebagai orang tua/ guru/ pengasuh, kita harus pandai menganalisis antara kebohongan dan imajinasi. Ketika si kecil bercerita, kita harus mampu membedakan yang mana imajinasi dan yang mana kebohongan. Mungkin banyak orang tua yang terjebak, menganggap bahwa anak sedang berbohong padahal ia sedang bercerita sesuai imajinasinya. Sebagai orang tua, anda tidak perlu kaget, ketika si kecil sedang asyik bercerita tentang imajinasinya. Saya pernah menemui balita dengan percaya dirinya bercerita tentang beberapa hal, namun ketika diberikan beberapa pertanyaan tentang ceritanya tersebut, lha kok ndak nyambung. Capek deh..! Ada juga anak yang bercerita berkunjung ke suatu tempat atau membuat beberapa hal, namun ketika dikonfirmasi ke orang tuanya ternyata cerita itu tidak pernah terjadi. Yang cukup membutuhkan kesabaran adalah ketika menemui dua anak yang  sedang bermasalah namun ketika d…

Belajar memaafkan.

Dalam suatu majelis Rosulullah bercerita, bahwa ada seorang sahabat yang dikabarkan oleh Allah sebagai calon penghuni syurga. Khalifah umar hadir dalam majelis tersebut, pribadi yang selalu punya jiwa kompetisi dalam kebaikan itupun penasaran. Ia ingin tahu apakah sebenarnya amalan unggulan calon penghuni syurga ini, amalan istiqomah yang ia lakukan sehingga bisa membawanya menuju syurganya Allah
Bertamulah umar pada sahabat yang disebutkan namanya oleh rosulullah tersebut dan meminta untuk bisa menginap dirumahnya. Selama di rumah tersebut ia pun  selalu memperhatikan apa saja amalan yang dikerjakannya sepanjang hari, namun setelah sholat isya, sahabat ini sudah berangkat menuju kamarnya untuk istirahat, akhirnya umar tidak menemui amalan yang istimewa.
Malam harinya umar pun terus terjaga, ingin tahu berapa panjang sholat tahajud yang ia lakukan, namun hasilnya nihil. Calon penghuni syurga ini tiada bangun untuk sholat tahajud. umarpun bergumam mungkin hari ini orang ini sangat lelah …

Mencium wangi syurga.

Kisah ini bermula ketika malam hari raya Idul Fitri, disaat umat muslim sedang bersuka cita merayakan hari kemenangan. Sebuah keluarga di Arab Saudi  sedang merayakan malam hari raya. Tiba-tiba telepon berdering. Sang suami mengangkat telepon. Suami               : Hallo, Assalamualaikum, Penelepon        : Waalaikumsalam. Suami               : ini siapa? Penelepon       : Saya tidak kenal anda tuan, tuan juga tidak mengenal saya, namun demi Allah saya tidak berniat apa-apa, saya seorang janda dan beberapa anak sedang dirumah yang gelap gulita di malam hari raya ini, dirumah kami juga tidak ada makanan, mungkin Allah menunjukkan nomor telepon ini kepada saya, agar anda menolong anak-anak yatim yang bersama saya. Jika anda hendak menolong kami, ini alamatnya tuan xxxxxxx. Assalamualaikum. Ayah               : Waalaikum salam. Percakapan singkat ditelepon tadi dan sang suami yang masih terbengong membuat istrinya menuai tanya, Sang istri pun menanyakan tentang siapa tadi yang menelpon,…

Amalan senilai pahala haji.

Alkisah ada seseorang yang sedang berhaji, di suatu malam ketika sedang tidur, tiba-tiba dia bermimpi. seorang ustad hadir dalam mimpinya. Di mimpinya itu sang ustad menceritakan bahwa ada seorang tukang sol sepatu. Ia belum berhaji namun mempunyai pahala yang senilai dengan haji.
Seusai ibadah haji ditunaikan, ia tidak pulang ke rumah namun ia ingin mencari sosok tukang sol sepatu yang ada dalam mimpinya tersebut. Pergilah ia ke daerah sesuai petunjuk dalam mimpi tersebut. Sesampai ia ditempat yang dituju, bertanyalah ia pada penduduk setempat, apakah ada orang ini, disertai dengan ciri-cirinya. Penduduk setempat itu menjawab, “ada pak, namun tempatnya jauh dari sini”, setelah diberikan petunujk arahnya, pergilah ia ketempat yang dituju dan akhirnya bertemulah ia dengan tukang sol sepatu tersebut.

Setelah beberapa saat perkenalan, diceritakanlah maksud dan tujuan serta hal ihwal mimpinya tersebut. Kemudian ia bertanya, apa amalan anda sehingga anda mempunyai pahala seperti pahala ha…

Menghafal Alquran itu mudah.

Beberapa hari setelah membaca berita tentang pernikahan putri AA Gym di media on line, yang tiada tersiar di media televisi, ingin rasanya mendengarkan langsung bagaimana tilawahnya.  akhirnya saya cari-cari  di internet, alhamdulillah ketemu, Subhanallah, saya dengarkan baik-baik, beberapa ayat alquran dibaca dengan penuh penghayatan membuat tenang hati ini dan bergetar hati bersama desiran aliran darah di tubuhku. Ya Allah, ternyata beliau ini hafidz Al quran dan pasangannya pun hafidzah.
Saya jadi teringat seorang teman, beliau sungguh ingin menghafal alquran tigapuluh juz. Sudah banyak metode yang dicobanya, seminar tentang menghafal juga diikutinya, yang akhirnya beberapa juz sukses dihafalnya. Menurut teman saya ini, menghafal alquran itu mudah, yang berat adalah menjaga hafalannya.
Keinginan kuat untuk bisa hafidz, membuatnya terus bersemangat untuk menambah dan menjaga hafalan. Tak lupa meminta beberapa nasehat dari kawan yang telah hafidz dari pondok pesantren. Mereka juga t…

Cerita dari negeri Arab.

Sore itu, kami sekeluarga bersilaturrahmi ke saudara yang berpulang umroh. Senang rasanya mendengar cerita selama berada di tanah suci. Bisa melihat ka’bah dari dekat bahkan bisa menyentuhnya langsung, bisa mendirikan sholat di masjidil haram dan masjid nabawi, bisa ke makan Rosulullah, yang tidak kalah seru adalah minum air zam-zam tanpa batas, sepuasnya, subhanallah..!.
Sumur zam-zam adalah satu-satunya mata air yang tiada pernah surut, sejak zaman nabi Ismail sampai saat ini, entah berapa ribu tahun sudah usianya, yang bisa dinikmati seluruh penduduk bumi. Terbukti air zam-zam ini telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia. Inilah salah satu tanda kekuasaan Allah.
Tak bosan rasanya mendengarkan cerita, namun karena waktu yang berbatas, kamipun harus pamit. Tak lupa kami berdoa bersama supaya kami juga bisa menyusul ke sana.Amiin.
Diakhir, seperti biasa kami diberikan oleh oleh dan beberapa souvenir. Yang membuat heran adalah, beberapa souvenir tersebut tertulis “buatan ch…

Maut, tak seorangpun tahu kapan engkau menjemput.

Mendapat kabar seorang kawan telah berpulang, rasanya tak percaya. Dia masih muda, tiada pernah juga terdengar menderita sakit. Akhirnya kami mencoba mencari informasi dan ternyata memang benar, dia telah berpulang. Inna lillahi wa inna lillahi roji’un. Semoga amal ibadahnya diterima Allah dan berharap syurga untuknya, yang tinggal juga diberikan kesabaran.
Ya, itulah maut, yang tiada akan pernah tahu kapan ia akan menjemput. Kematian adalah sebuah keniscayaan, setiap jiwa pasti akan mati tinggal menunggu waktu yang tiada sama. Sekalipun usaha untuk memperpanjang usia telah dilakukan, mulai dari gaya hidup yang sehat digalakkan atau apapun itu usahanya, namun jika waktunya ajal siap menjemput, tiada orang yang mampu untuk menolaknya.
Seperti dalam sebuah ayat alquran, “Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatimu, sekalipun kamu berada dalam benteng yang tinggi dan kokoh”. Di ayat yang lain juga dijelaskan, “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktuny…

Maafkan umi nak...!, umi masih suka mara-marah.

Menjadi seorang ibu adalah sebuah anugrah, karunia, rejeki juga, mungkin bisa dikatakan demikian. Semenjak 2010, doa-doa untuk segera punya momongan, setelah akad nikah itu, terus terlantun indah dengan penuh pengharapan, supaya kami segera dipercaya menjadi orang tua, tak lupa juga usaha medis kami lakukan.
Sampai-sampai sang dokter tempatku berkonsultasi ikut berkomentar, “usia pernikahannya berapa tahun bu...?, kok sepertinya sudah sangat ingin segera punya momongan”, saya hanya bisa menjawab sambil senyum, masih satu bulan bu dokter. Dokter pun akhirnya menjawab, “oooo tenang aja bu, ndak usah buru-buru”, “inggih bu dokter”, jawabku, saya hanya ikhtiar, Allah yang mengabulkan. InsyaAllah.
Alhamdulillah tahun 2011 akhir, anak pertama kami lahir, rasa syukur terus kami panjatkan, terus kami mencari referensi tentang pendidikan anak dengan melahap informasi dari berbagai macam buku, internet, dan beberapa orang yang sudah mempunyai momongan.
Berbagai informasi tentang pendidikan anak…

Menikmati hidup dari segarnya es oyen.

Siang itu, panas matahari terasa terik, terbersit rasa ingin sekali meneguk minuman dingin. Kira-kira apa ya?, minuman yang sueger untuk dikonsumsi, terbayang beberapa jenis minuman dingin yang rasanya mulai terbayang di pelupuk mata. Tak berapa lama hasil perbincangan dengan beberapateman, akhirnya diputuskanlah untuk membeli es oyen.
Akhirnya Es oyen sudah terhidang di depan mata, puas rasanya, rasa haus pun mulai pudar. Sambil melihat lihat komposisi dari es oyen tersebut, dengan kuah dari susu kental manis dan santan dan tambahan manis dari gula merah serta irisan nangka yang menambah aroma harum.
Ada beberapa jenis isian. ada jeli, agar-agar, kelapa muda, mutiara, alpukat. Rasanya nikmat juga minuman ini dengan ragam isinya. Berbagai isian ini membuatku berfikir, bahwa di dunia ini, ada berbagai macam karakter manusia, manusia diciptakan tidak sama, ada cantik, ada ganteng, ada miskin, ada kaya. Semua perbedaan ini akan semakin menambah warna dalam mengarungi samudra kehidupan in…

Bapak, Ibu, aku rindu.

Saya baru saja melihat seorang kakek yang sedang membayarkan angsuran biaya sekolah cucunya, sebuah percakapan yang sungguh membuat saya takjub. Kakek              : Assalamualaikum, Ustadah, mau membayar angsuran biaya sekolah Ustadah          : nggih pak, monggo pinarak, Kakek              : angsuran sekolah untuk s*****(sambil menyerahkan uang) Ustadah          : nggih, saya hitung uangnya nggih pak, Kakek              : Nggih (sambil menunggu di hitung dan dibuatkan nota) Ustadah          : Total angsuran ke dua  ******* pak, Ini uangnya ada kembalian 4.000, apakah ini sekalian saja, tanpa kembalian. jadi nanti angsuran ke-3 di kurangkan dengan yang 4.000 ini. Bagaimana? Kakek              : Trimakasih ustadah, pake kembalian saja, ini titipan ustadah. Ustadah          : nggih pak. Luar bisa kakek ini, sungguh sangat menjaga amanah, meski sejatinya harta anak adalah harta orang tua, terharu saya jadinya. Sebuah kisah yang lain juga pernah saya dengar, Seorang teman akan berangkat haji bersa…

Waktu siang serasa lebih panjang.

Beberapa pekan ini, Durasi waktu siang terasa lebih panjang dan waktu malam terasa lebih singkat. Ada apa ya?, ini hanya feeling saya saja atau bagaimana?!. Setelah berbincang dengan beberapa rekan, mereka merasakan hal yang sama pula.oouuuuh!!

Apakah ini sebagai tanda akhir zaman, bahwa semakin menuju akhir zaman, waktu itu akan semakin sempit rasanya, entah karena semakin banyak jumlah pekerjaan manusia atau memang fitrahnya seperti itu?, saya juga belum menemukan ada pembahsan detail tentang ini. dari situ saya mulai meraba-raba, kenapa ya kok bisa jadi begini, apa untung ruginya buat kita, apalagi para pekerja seperti saya ini,  mau menyimak,..!, monggo.....!!.
Sebagai seorang muslim, hal ini tentu terkait dengan waktu sholat kita, terutama untuk sholat di pagi hari (Shubuh)  dan senja hari(Maghrib). Waktu sholat shubuh sekarang kalau dikurskan dengan jam, maka akan berkisar pukul 04.30 – 04.45, yang terjadi adalah, kita akan merasa, “ah, masih pagi, sek isuk (wong Gresik), masih shub…

Pakaian Khas Gresik

Pagi hari bersamaan berangkat kerja, saya melihat pemandangan yang tidak biasa. Hari ini banyak pekerja/ Pegawai Negeri sipil yang menggunakan jas putih atau pakaian taqwa putih/ koko untuk yang pria sedangkan Pakaian khas seperti kebaya untuk yang wanita. Kira-kira ada apa ya?...saya jadi ingat, sepertinya ini para pegawai senang dalam rangkaian ulang tahun kota gresik. Benar ternyata, setelah browsing, kota Gresik mau berulang tahun. Ulang tahun ke-528 untuk kota Gresik dan pemkab Gresik berulang tahun ke-41.
saya jadi tertarik untuk membahas tentang sebenarnya pakaian khas gresik itu seperti apa ya?, karena sebagai orang asli Gresik ternyata pengetahuan tentang bagaimana pakaian khas Gresik, sangatlah terbatas. Berikut ulasannya, yuuk kita simak bersama..!
Yang disebut Pakaian Khas Gresik  yaitu, Untuk pria mengenakan  pakaian Jas putih atau baju taqwa/ koko putih,  dilengkapi dengan peci hitam yang banyak diproduksi di daerah Gresik, juga padu padan dengan mengenakan sarung  setinggi…