Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2016

Astaghfirullah, ternyata ada budaya membuang orang tua.

Dalam budaya jepang, ternyata ada ya budaya membuang orang tua atau kerabat yang sudah lanjut usia dengan tujuan orang tua tersebut agar tidak merepotkan. Astagfirullah. saya baru tahu juga dari medsos.
Kenapa demikian?. Keadaan orang yang sudah lanjut usia tentu membawa kerepotan karena kondisi fisik yang membutuhkan bantuan orang sekitar. apalagi jika sudah tidak bisa meninggalkan tempat tidur sehingga buang hajat dan keperluan lainnya butuh bantuan.
Apalagi jika sudah mengalami kepikunan tentu butuh kesabaran ekstra untuk merawat orang yg lanjut usia. Karena tidak mau terbebani dengan merawatnya maka mereka memilih aman dengan membuangnya ke bukit.
 seperti ada orang yang gagal usaha atau gagal dalam hal apapun, dari pada malu, maka budayanya lebih terhormat bunuh diri, sampai-sampai ada bukit terkenal dengan nama bukit bunuh diri.
Karena saking banyaknya orang yang bunuh diri di bukit tersebut bahkan bukit tersebut dijadikan rujukan bagi yang mau bunuh diri. astagfirullah, seperti ruj…

Perbedaan Bersin dan Menguap.

Bersin dan menguap adalah sesuatu yang kita anggap sepele dalam keseharian kita, betul?. Kedua hal tersebut sering terjadi pada kita. Pasti setiap hari kita menguap namun tidak setiap hari kita bersin. Bersin dan menguap adalah dua hal yang berbeda.
Menguap yaitu sebagai tanda kita mengantuk atau tanda tubuh sudah lelah dang ingin istirahat. Itu dalam kondisi normalnya. Namun dalam kondisi tidak normal menguap adalah merupakan salah satu tanda gangguan.
Maka ada beberapa adab yang harus dipenuhi agar tidak terjadi gangguan dalam diri kita. Beberapa adab menguap yang patut kita terapkan adalah:
1.Ketika menguap maka sebaiknya kita menutup mulut. Kenapa?, hal tersebut membuat kita aman dari binatang semacam lalat atau nyamuk yang bisa jadi masuk kala mulut terbuka saat sedang menguap.
Selain binatang yang masuk ternyata ada makhluk lain yang bisa masuk ke tubuh saat mulut terbuka ketika menguap. Siapa dia, dialah jin. Jin bisa masuk ke dalam tubuh kala bersama terbukanya mulut saat menguap.…

Kisah Perjuangan Ibu Calon Penghuni Syurga.

Seorang ibu menanyakan dari saluran telepon, pada pengajian yang disi oelh Aa gym. Ibu tersebut bertanya, ustad, saya ingin sekali ikut pengajian namun saya ini mempunyai amanah yang tidak bisa begitu saja meninggalkan rumah.
Saya menjadi single parent dan diamanahi dua orang anak spesial. Dua anak saya tuna grahita, yang besar alhamdulillah sudah bisa pergi ke masjid sendiri kala waktu sholat tiba, alhamdulillah ia tuna grahita yang masih ringan.
Namun anak kedua saya lebih parah dari yang pertama jadi ia belum bisa dikondisikan ditempat umum. Seringnya masih mengamuk, berlarian tak tentu arah.
Memang secara fisik mereka normal, banyak orang yang sampai tidak menyangka bahwa mereka mempunyai kebutuhan khusus.
Saya ingin ikut pengajian ustad, namun lebih utama mana ustad, ikut pengajian atau mengurusi anak?.
Ustad menjawab, Ibu, dengan amanah tersebut, tentu ibu lebih utama mengurusi anak dulu dari pada ikut ngaji ketika kondisinya belum mungkin”.
Bagaimana perasaan ibu, ketika diamanahi du…

Rindu Kasmaran.

Hari semakin hari, semakin suka belajar tentang sejarah. Sejarah apapun, sejarah indonesia, sejarah dunia, sejarah tokoh, terutama sejarah Muhammad dan para sahabatnya, namun tetap semuanya harus berjalan bertahap.
Karena saya adalah manusia yang lambat maka butuh banyak waktu yang tersita. Namun itu lebih masih lebih baik dari pada menunda lagi. Astaghfirullah, banyak waktu yang tersia. Rasanya banyak waktu yang terbuang percuma, kehidupan merupakan detik demi detik waktu yang berjalan.
Namun rasanya banyak sekali waktu terbuang, banyak sekali kehidupanku yang terbuang sia-sia, astagfirullah. Begitu banyak istighfar yang terlantun, namun rasanya belum cukup rasanya meminta ampun kepada zat yang mempunyai kehidupan.
Banyak sekali waktu yang terbuang. Yang lebih ngeri lagi adalah waktu-waktu yang tehabiskan untu dosa-dosa yang terlakukan entah sengaja maupun tidak. Kalau dalam game mungkin banyak poin yang terbuang percuma sadar maupun tak sadar. Atau mungkin banyak poin yang sudah didapat…

Jari-jari yang menerkam.

Sebuah penyataan, “mulutmu adalah harimaumu” merupakan statemen yang keluar dari mulut seseorang yang bisa membuat orang tersebut karena ucapannya sendiri membuat ia celaka hingga terpuruk.
banyak kausu yang terjadi karena lisan, karena lidah tidak bertulang. Karena lisannya ada yg masuk penjara, karena ucapan bisa timbul perkelahian, bisa juga menjadi saling bunuh. Maka satu ucapan saja bisa membahayakan diri. Teman maupun keluarga.
Maka tidak heran jika dalam hadist diajarkan: ucapkanlah yang benar, jika sulit maka diamlah. Diam menyelamatkan dirinya. Atau dalam hadist yang lain dinyatakan Barang siapa banyak bicaranya. Maka banyak salahnya. Banyak salah maka banyak dosa.
Dalam zaman digital ini ternyata lisan ini bisa menembus batas tempat dan waktu. Di zaman teknologi yang tersedia bermacam jenis teknologi bisa kita gunakan untuk berkomunikasi.
Trend komunikasipun meluas. Ternyata berkomunikasi itu tidak hanya dengan lisan kita namun sekarang bisa menggunakan jari jemari kita. Bagai…

Ternyata kebiasaan menyalahkan “kodok” bisa mempengaruhi kepribadian anak.

Anda tentu ingat, zaman dahulu, ketika kita masih kanak-kanak, kala terjatuh dan bersedih/ menangis maka orang tua akan langsung memukul benda yang membuat kita jatuh tersebut dan berujar, “ini nakal,  membuat fulan/fulanah jatuh”.
Atau misal kita terjatuh sendiri tanpa sebab maka orang tua akan mengalihkan perhatian agar kita berhenti menangis dengan berujar, “lho...itu kodoknya(binatang lain) lari (sambil menunjuk ke suatu arah)”. Masih ingat bapak/ ibu?
Dahulu, itu salah satu cara yang bisa mereka lakukan karena cara itulah yang dicontohkan orang tua beliau. Mungkin kita saat ini juga masih banyak yang meniru cara tersebut.
Cara tersebut, awalnya saya anggap hal tersebut sepele, namun beberapa kali belajar ilmu parenting, menurut ahli parenting bahkan juga ahli neuroscience, hal tersebut sebaiknya kita hentikan. Kenapa bisa demikian?.
Hal tersebut sama saja dengan mengajari anak kita melempar kesalahan pada orang lain atau sesuatu yang tidak jelas. Bahkan bisa jadi membuat anak pandai …

Pakar neurosciense tidak setuju dengan kelas akselerasi.

Dokter amir zuhdi, pakar neuroscience berbagi cerita tentang sang anak yang selalu mengikuti kelas akselerasi di sekolahnya. Sang anak ikut kelas akselerasi sebagai saran dari gurunya karena secara kemampuan kognitif sang anak sangat  mampu.
Sang anak mengikuti kelas akselerasi dari sejak SD sampai SMA. SD, ia tempuh selama 4 tahun. SMP, selama 2 tahun. SMA, selama 2 tahun juga. Pasca itu ia diterima di jurusan kedokteran. Sang anak memang mampu untuk menjalaninya dan menikmatinya.
Namun sang ayah melihatnya dari sisi berbeda, bahwa masa bermainnya terampas. Pulang dari kuliah seringnya ia masuk kamar sehingga sosialisasi dengan sekitar kurang. Ia sering murung karena masa bermainnya ketika masa kanak-kanak terampas dengan belajar dan belajar.
Oleh karena itu ketika anak keduanya disarankan juga untuk akselerasi, sang ayah langsung menolak. Meski sang guru mengatakan bahwa takut sang anak bosan karena secara kognisi sang anak mampu diatas rata-rata. Namun sang ayah mengatakan biarlah ana…

Waspadalah...!. ternyata anak bisa kecanduan marah orang tuanya.

Ibu, ayah, apapun yang engkau lakukan terhadap anak, berhati hatilah. Rata rata anak sekarang adalah anak yang aktif. Entah karena kelebihan gizi saat masih di dalam kandungan atau pasca lahir.
Ia akan melakukan aktivitas apapun diluar nalar orang tua, yang lebih suka melihat anak-anak duduk manis. Aktivitas anak yang tidak mau berhenti ini menimbulkan reaksi yang beragam dari orang tua.
Ada orang tua yang permisif. Anak dibiarkan saja tanpa diberikan larangan apapun yang dilakukan anak. Bahkan kata “jangan” tidak pernah terucap. Namun ada juga orang tua yang over protektif sedikit-sedikit melarang anak, jangan ini, jangan itu.
Sebenarnya bagaimana idealnya kita menggunakan kata “jangan” pada anak?. Dimana batasannya?. Secara umun Jawabannya boleh menggunakan kata “jangan”. Orang tua boleh mengatakan jangan pada anak sebatas penggunaannya pada hal yang tepat dan tidak berlebihan.
Bagaimana yang tidak berlebihan tersebut?. anak diberikan pengertian dan orang tua juga harus konsisten dalam…

Ini Jawaban Dr Zakir Naik, Membuktikan Kebenaran Allah Maha Kuasa.

Salah seorang audience bertanya pada acara yang menghadirkan zakir naik sebagai pembicara. Orang tersebut bertanya, “dapatkah anda menjelaskan salah satu pernyataan bahwa Allah itu maha kuasa, kalau memang Allah itu maha kuasa kenapa tidak menjadikan semua orang itu baik, sehingga akhirnya semua bisa masuk syurga.
Kenapa harus ada pilihan syurga untuk orang baik dan neraka untuk orang yang jahat. Jika memang Tuhan sayang pada makhluknya kenapa Ia tidak menciptakan semua orang itu baik agar adil semua orang masuk syurga?”. Begitu kira-kira inti pertanyaan orang tersebut.
DR Zakir Naik kemudian menjawab, bahwa: Allah itu memang maha kuasa, Allah memang bisa menjadikan semua orang itu baik. Allah itu menciptakan manusia itu sebagai makhluk yang sempurna diatas malaikat yang pasti patuh atas apapun perintahNya.
Begitu juga Allah menciptakan binatang, tumbuhan, bintang dan makhluk yang lainnya sebagai muslim yang pasti tunduk dan pasrah pada Tuhannya. Namun Allah menciptakan manusia dengan m…

Memakai Kaca Mata Tuhan.

Setiap orang pasti pernah berbeda pendapat dengan orang lain. Perbedaan pendapat adalah sebuah keniscayaan. Agar perbedaan pendapat tersebut tidak semakin runcing maka satu sama lain harus saling memahami.
Caranya adalah lepaslah kaca mata kuda anda.Apa maksud dari kaca mata kuda itu?. Bisakah anda langsung memaknainya persis seperti yang saya maksudkan. Jika iya, berarti anda orang yang sukses kini dan mendatang. Amin.
Karena anda sudah mampu memahami apa yang saya maksudkan seperti yang saya mau. Mungkin ada orang yang berjenis seperti anda namun saya kira itu hanya 0,01%. selebihnya tidak.
Lha kebanyakan manusia seringnya salah paham. Sebabnya adalah salah memahami atau yang menjelaskan seperti benang ruwet. Maka cobalah luangkan waktu untuk membaca agar anda tidak salah paham atau yang sudah bisa menebak. Maksud saya biar semakin bertambah faham.
Maksud dari membuka kaca mata kuda adalah layaknya kaca mata yang dikenakan binatang kuda, biasanya ia hanya memandang satu arah saja. Ketik…

Cara mengasah emosi anak sejak dini.

Usia 0 sampai 13 tahun adalah masa optimal pertumbuhan emosi anak. Disinilah usia golden age itu. Pasca usia tersebut perkembangan emosinya mulai melambat dan berganti dengan pesatnya perkembangan kognisi. Oleh karena itu, hasil yang terbaik adalah ketuntasan perkembangan emosi.
Ketika dalam usia tersebut perkembangan emosinya tuntas maka ia akan jadi anak yang sukses kelak dikemudian hari, di masa depannya, insyaAllah. Emosi apa saja yang harus dituntaskan?.
Anak harus tahu/ dikenalkan tentang emosi. Misal: senang, sedih, gembira, marah, kecewa, dll. Mereka juga harus mampu untuk mengungkapkannya dan harus tahu bagaimana cara yang baik dalam menghadapi semuanya sesuai porsinya. Hal yang lebih jauh lagi adalah bagaimana menghadapi emosi orang lain.
Menurut dokter amir zuhdi, “saya miris ketika anak SMA merayakan kelulusan dengan konvoi, mengecat baju bahkan sampai melakukan beberapa hal yang diluar kesopanan atau kegiatan yang lain yang tidak bermanfaat, itulah salah satu tanda bahwa per…