Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2019

BELAJAR DARI BUNDA SA'UDAH TENTANG KEDERMAWANAN.

Perjalanan bahtera sebuah keluarga harus terus dievaluasi. Selain ketercapaian tujuan juga bagaimana yang pada penggerak utamanya yaitu ayah dan ibu. kedua orang ini harus sinergi. Sinergi dalam menjalani samudra kehidupan yang pasti riak kecil atau besar itu pasti ada.

Istri adalah manager keluarga dan suami adalah pemimpin. Oleh karena itu menjadi seorang istri atau suami haruslah pandai, baik secara managerial maupun keilmuan. Keduanya harus bisa selaras.
Ada banyak cara untuk belajar, sumber belajar juga banyak, apalagi di zaman teknologi yang begitu canggih.  Bisa juga belajar langsung kepada keluarga yang kita lihat sukses dalam mendidik putra dan putrinya. Selain itu kita juga bisa mengambil teladan dari tokoh-tokoh terdahulu. Salah satu tokoh yang bisa kita contoh adalah generasi para sahabat wanita nabi, karena mereka memiliki kualitas unggul.
Mereka mempunyai kualitas terbaik, karena langsung berinteraksi dengan nabi Muhammad secara langsung. Tokoh kali ini yang akan kita jadika…

BELAJAR DARI NABI MUHAMMAD AGAR DISAYANGI SEMUA ORANG.

Muhammad adalah seorang muslim yang berwajah tampan dan gagah. Muhammad sejak kecil sudah mempunyai banyak teman, bahkan semua temannya sayang padanya, sampai-sampai orang dewasapun sayang padanya lho.

Muhammad tidak pilih-pilih teman, ia mau berteman dengan siapa saja. Teman di sekolah, teman di rumah, muslim ataupun muslimah semua menjadi temannya.
Di lingkungan baru pun, ia tidak takut. Ia mudah bergaul dengan siapa saja. Ia tidak takut untuk bergabung bersama teman barunya. Sejak kecil ia sudah menjadi anak mandiri, ia suka membantu ibunya mengerjakan pekerjaan rumah tangga, bahkan beliau mau untuk bekerja menggembalakan kambing, upahnya buat apa?. Apakah upahnya buat jajan?. Ternyata upahnya dikasihkan ibunya. Ya semua buat ibunya, karena ia sayang ibu, maka ia ingin membantu ibunya.
 Tahukah teman-teman kenapa Muhammad mempunyai banyak teman, ini dia sebabnya, teman-teman juga bisa mencontohnya lho. Coba kita perhatikan satu persatu:
1.Muhammad selalu ceria, namun ia tidak suka banya…

Tips praktis mencari tempat pengasuhan yang ideal buat ananda.

Hari semakin hari daerah perkotaan semakin ramai. Tidak sedikit pasangan suami istri bertemu berawal dari tempat kerja yang sama yang berasal dari kota kelahiran yang sama atau berbeda.

Banyak kota metropolitan yang mengundang mereka untuk bergairah berhijrah dengan alasan mencari sesuap nasi atau digenggam berlian.
Ketika pasangan muda ini mulai berketurunan dan memutuskan untuk tetap bekerja antara ayah dan ibu dengan kondisi orang tua yang jauh maka kebutuhan dasarnya adalah tempat pengasuhan. Saya tidak menyebutnya tempat penitipan karena idealnya anak ada la di asuh bukan dititipkan. Perbedaan mendasarinya adalah jika penitipan anak hanya sekedar ikut orang entah bagaimana pendidikan untuk si anak tidak mendapatkan porsi perhatian sedangkan di tempat penGasuhan paling tidak anak ada porsi pembelajaran.
Karena apa?. Karena usia dini (0 sampai 5 tahun) adalah masa emas perkembangan anak, yang menjadi titik tekan bergaris tebal dan bergaris bawah adalah masa tersebut tidak bisa diulang …

BEKAL AMAN ANAK KITA DI MASA DEPAN.

Zaman sekarang semakin miris saja ketika membayangkan anak anak kita menghadapi kehidupannya di zamannya kelak. Zaman sekarang saja rasanya hidup dalam situasi yang harus selalu berhati hati.

Hati hati dalam apa?, ya hati hati dalam segala hal. Dalam pergaulan jangan sampai kita salah, karena bisa jadi kita bergaul dengan orang yang salah sehingga kita juga ikut dalam gerbong yang tidak baik. Karena bagaimanapun lingkungan banyak membawa pengaruh dalam kehidupan termasuk pola pikir. Jangan sampai salah juga mencari ilmu. Mencari ilmu saat ini sangat mudah baik melalui ahlinya atau buku termasuk juga internet, mbah google sang hutan belantara informasi, apapun  ada. Betul?
Namun demikian kita harus penuh kewaspadaan, harus memastikan bahwa tulisan yang kita baca dari media online atau yang kita kutip berasal dari sumber yang tepat.
Cara yang lebih aman adalah kembali kepada buku-buku teks karena jelas siapa pengarangnya, siapa penulisnya. Media online sebagai pelengkap atau bisa juga peman…

CARA MENGHUKUM ANAK YANG DILARANG.

MENGHUKUM EFEKTIF MENGHUKUM DENGAN CINTA.

Kata menghukum layaknya identik dengan pelanggaran. Ketika menghukum dimaksudkan juga untuk mendidik. Dengan demikian seharusnya menghukum dilakukan dengan cara yang efektif, sesuai dengan tujuan.

Bukan menghukum karena luapan beragam emosi orang tua karena beragam masalah yang hinggap atau karena ketidaksabaran orang tua dalam mendidik putra dan putri mereka. Bagaimana menghukum yang efektif tersebut?. Dengan memberikan hukuman maka orang tua berharap agar kesalahan yang dilakukan oleh anak tidak terulang kembali, selain itu anak menjadi paham bahwa apa yang dilakukannya tersebut salah dan tidak akan mengulanginya kembali.
Agar menghukum menjadi efektif maka beberapa hal berikut harus bisa diterapkan: 1.Jangan berikan hukuman ketika ia melakukan pelanggaran untuk pertama kalinya, karena bisa jadi ia melakukan hal tersebut karena ia tidak paham bahwa yang dilakukannya tersebut salah. Orang tua juga harus bersikap adil dong.
Maka jika pertama ia melanggar berikan nasehat bahwa yang dilakuka…